Pembukaan Sekaligus Pembekalan KKLI STAI Babussalam Sula Maluku Utara Angkatan Ke XIII Tahun 2026

Dr. Sahrul Takim, S.Pd.I., M.Pd.I Selaku Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula Maluku Utara, secara resmi membuka pembekalan Kuliah Kerja Lapangan Integratif (KKLI) tahun akademik 2025-2026. Dalam KKLI kali ini, sebanyak 65 mahasiswa STAI Babussalam Sula diturunkan ke Kabupaten Kepulauan Sula dan Kabupaten Pulau Taliabu untuk melaksanakan pengabdian dan penelitian.

Dalam sambutannya, Ketua STAI Babussalam Sula menegaskan bahwa KKLI merupakan bagian penting dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. “Di KKLI ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman serta realitas sosial di tengah masyarakat,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata. Mahasiswa diminta untuk menjaga nama baik almamater serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah selama berada di lokasi pengabdian.

Tak hanya itu, mahasiswa juga diharapkan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan. “Kehadiran mahasiswa harus memberikan solusi, meskipun sederhana, tetapi penting memiliki dampak yang nyata dan berkelanjutan,” tambahnya.  

Ketua STAI Babussalam Sula juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, dosen pembimbing lapangan, serta pemerintah daerah dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan KKLI mahasiswa STAI ini.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan program KKLI. Sebelum mengakhiri, Ketua STAI Babussalam Sula berharap para mahasiswa KLLI dapat menjalankan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab serta memperoleh pengalaman berharga selama berada di tengah masyarakat.

Diketahui para mahasiswa yang melaksanakan KKLI ini berasal dari jurusan Tarbiyah dan Syariah. Di Kepulauan Sula, terdapat lima desa yang menjadi titik KKLI yakni, Sula Timur terdiri dari Desa Waigoi, Waisepa, Baleha dan Sula Selatan Wainib, dan Waigai. Sedangkan di Pulau Taliabu berada di Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat.