Ketua STAI Babussalam Sula Buka Ujian Komprehensif Mahasiswa Syariah dan Tarbiyah

Babussalam News– Ketua STAI Babussalam Sula Maluku Utara, Dr. Sahrul Takim, S.Pd.I., M.Pd.I., secara resmi membuka Ujian Komprehensif Mahasiswa Jurusan Syariah dan Tarbiyah di Ruang Auditorium STAI Babussalam Sula Maluku Utara, Rabu (14/10/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LPM Sahbudin Lumbessy, S.Pd.I., M.Pd.I., Ketua Jurusan Syariah Mardiani Masuku, S.Pd.I., M.Pd.I., Kepala Perpustakaan Tamsin Yoioga, S.Pd., M.Pd., Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam Irma Sapsuha, S.Pd., M.Pd., Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam Aziz Losen, SH.I., M.Si., Ketua Prodi Hukum Ekonomi Syariah Suhaiba Umasangadji, M.Si., Ketua Panitia Akbar Takim, M.Si., panitia pelaksana, serta mahasiswa peserta ujian.

Dalam sambutannya, Sahrul Takim menegaskan bahwa ujian komprehensif bukan sekadar persyaratan akademik, melainkan sarana untuk mengukur penguasaan ilmu, kemampuan berpikir kritis, dan kesiapan mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan di tengah masyarakat.

Ia berpesan kepada mahasiswa Jurusan Syariah agar menjunjung tinggi keadilan dan kemaslahatan, sedangkan mahasiswa Jurusan Tarbiyah diharapkan mampu menjadi pendidik yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia.

“Jangan mengorbankan kejujuran demi sebuah nilai. Kita ingin melahirkan lulusan yang bukan hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi, karakter, dan tanggung jawab moral,” tegasnya.

Sahrul juga meminta para dosen dan tim penguji melaksanakan ujian secara objektif, profesional, adil, dan edukatif. Menurutnya, pelaksanaan ujian ini merupakan bagian dari komitmen STAI Babussalam Sula dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul di Kepulauan Sula dan Maluku Utara.

Menutup sambutannya, ia berharap seluruh rangkaian ujian komprehensif berlangsung tertib dan lancar serta mahasiswa mampu menunjukkan hasil terbaik dengan tetap menjunjung tinggi integritas akademik.

“Ilmu yang kuat melahirkan pemikiran yang jernih, akhlak yang baik melahirkan tindakan yang bijaksana, dan pendidikan yang bermutu melahirkan peradaban yang bermartabat,” tutupnya.